SAMPAH ORGANIK, KOMPOS, PEMANASAN GLOBAL, DAN PENANAMAN AGLAONEMA DI PEKARANGAN
DOI:
https://doi.org/10.37637/ab.v1i2.402Keywords:
Sampah organik, kompos, pemanasan global, aglaonemaAbstract
Penumpukan sampah organik pada tempat penampungan akhir (TPA), sebetulnya menimbulkan masalah baru bagi masyarakat sekitarnya. Sampah organik dapat mengalami perubahan melalui dekomposisi anaerobik, sehingga menimbulkan bau busuk dan pelepasan gas metana (CH4) ke atmosfer. Gas CH4 pada lapisan stratosfer berperan sebagai gas rumah kaca (GRK) dan berefek pada munculnya pemanasan global. Oleh karena itu, diperlukan pengubahan sampah organik melalui cara yang ramah lingkungan. Pengubahan sampah organik melalui dekomposisi aerob dengan bantuan EM-4, dapat menghasilkan kompos dan pelepasan gas CO2 ke lapisan stratosfer. Gas CO2 yang lepas ke lapisan stratosfer, juga dapat berperan sebagai gas rumah kaca (GRK). Namun demikian, efek pemunculan pemanasan globalnya 21 kali lebih rendah bila dibandingkan dengan gas CH4. Untuk menanggulangi timbunan gas CO2 pada lapisan stratosfer, dapat dilakukan melalui penanaman aglaonema di pekarangan. Tanaman aglaonema merupakan salah satu tanaman yang dapat menyerap gas CO2 dalam jumlah yang tinggi.
References
Anwar, S. 2001. “Pencemaran.’ Dalam Materi Pokok Pendidikan dan Pelatihan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Proyek Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup.
Danoesastro, H. 1978. Tanaman Pekarangan dalam Usaha Meningkatkan Ketahanan Rakyat Pedesaan. Yogyakarta: Agro-Ekonomi.
Harian Republika. 2009. “Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca.” Dalam Harian Republika, Edisi Senin, 14 September 2009.
Irwan, Z.Dj. 2005. Tantangan Lingkungan dan Lansekap Hutan Kota. Jakarta: Bumi Aksara.
Leman. 2005. Aglaonema, Tanaman Pembawa Keberuntungan, Jenis Perawatan, dan Perbanyakan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Muhammad, A. 1992. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Fajar Agung.
Mustafa, K. 1988. Pendidikan Keterampilan: Pemanfaatan Pekarangan. Bandung: Armico.
Puger, I G.N. 2009. “Konservasi Nipah (Nypa fruticans Linn.) Sebagai Alternatif Desa Banjarasem dalam Kaitannya dengan Penekanan Pemanasan Global.” Dalam Prosiding Seminar Konservasi Flora Indonesia dalam Mengatasi Dampak Pemanasan Global.” Bali, 14 Juli 2009, ISBN: 978-979-799-447.
-------. 2010. Materi Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Singaraja: LP2M Unipas.
Purwanto, A.W. 2006. Aglaonema Pesona Kecantikan Sang Ratu Daun. Yogyakarta: Kanisius.
Redaksi PS. 2007. Galeri Euphorbia: Panduan Praktis Mengenal 248 Ragam Bunga Euphorbia Cantik. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sastrawijaya, A.T. 1991. Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.
Soemarwoto, O. 1992. Indonesia dalam Kancah Isu Lingkungan Global. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Suartini, K. 2004. “Peran Ganda Tanaman Aglaonema: Suatu Kajian Perspektif Lingkungan.” Makalah yang Disampaikan dalam Seminar Sehari di SMA Negeri Seririt, Tanggal 17 Maret 2004.
Wardhana, W.A. 2010. Dampak Pemanasan Global. Yogyakarta: Andi Offset.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyrights and Licenses
Please find the rights and licenses in Agro Bali: Agricultural Journal.
Agro Bali : Agricultural Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public to supports a greater global exchange of knowledge.
By submitting the paper/manuscript, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
A. Right
- Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors.
- The author(s) grant Agro Bali : Agricultural Journal the rights to the first publication of the works.
- The author(s) still hold the copyright of his/her/their work and retain publishing rights without restrictions such as (but not limited to) patent right, lecture, book and reproduce the article for own purposes.
B. License
- If and when the manuscript is accepted for publication in Agro Bali : Agricultural Journal, the author(s) grant the right of first publication to this journal with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Agro Bali : Agricultural Journal's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the CC BY SA 4.0 International License, Agro Bali : Agricultural Journal permits users to copy, distribute, display, and perform the works.
- Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








