PENGARUH JENIS MEDIA ORGANIK DAN KONSENTRASI ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)

Putu Sri Wahyuni, Made Suarsana, I Wayan Eka Mardana

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam media organik dan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Atonik terhadap pertumbuhan bibit kakao. Percobaan telah dilaksanakan di Desa Banyuning, Kecamatan Buleleng dengan ketinggian tempat ± 100 m dari permukaan laut. Percobaan berlangsung selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni 2018 sampai dengan bulan September 2018. Rancangan percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang tersusun secara factorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama adalah konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik dan faktor kedua adalah macam media organik. Jenis media organik berpengaruh sangat nyata (p˂0,01) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat basah akar, berat kering oven akar, berat basah batang, berat kering oven batang, berat basah daun, berat kering oven daun, berat basah total dan berat kering oven total. Jenis media organik dengan menggunakan campuran tanah+pasir+bokashi (M1) memberikan berat kering oven total tertinggi yaitu 2,39 g dibandingkan jenis media organik campuran tanah + pasir (M0) yaitu 2,16 g, media organik campuran tanah + pasir + sekam (M3) yaitu 1,92 g dan campuran tanah + pasir + pupuk kandang (M2). Pemberian zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh sangat nyata (p˂0,01) terhadap berat kering oven total. Pemberian ZPT Atonik dengan konsentrasi 2 cc.l-1 memberikan berat kering oven total tertinggi yaitu 2,38 g. Interaksi antara macam media organik dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh tidak nyata (p≥0,05) terhadap hampir semua variabel yang diamati, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 hst dan 70 hst, diameter batang umur 28 hst dan berat kering oven daun. Berpengaruh nyata terhadap diameter batang umur 42 hst dan 84 hst, dan berat kering oven akar.

Keywords

media organik; konsentrasi; atonik

Full Text:

PDF

References

Anonim, 2010. Zat Pengatur Tumbuh, http://rinan07.student.ipb.ac.id/2010 /06/18/zat-pengatur-tumbuh/ diakses tanggal 8 Mei 2014

Abidin, Z. 1985. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa. Bandung.

Darmawan,J, dan J. Baharsyah. 1983. Dasar-Dasar Ilmu Fisiologi tanaman. IPB, Bogor.

Fitria, Y. (2008). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Industri Perikanan Menggunakan Asam Asetat dan EM4 (Effective Microorganisme 4). Bogor : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Heddy, S. 1986. Hormon Tumbuhan. Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang. Rajawali Jakarta.

Jati, IK. 2010. Pengaruh Berat Biji dan Media Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao Linn). Tidak dipublikasikan. SP. Skripsi, Unipas Singaraja.

Jalil, A. 2005. Pengaruh Dosis Pupuk Urea Dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Atonik terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao. : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Meulaboh.

Purba, J.H., P.S.Wahyuni, dan I.G.Suarnaya. 2018. Pengaruh Posisi Buku Sumber Mata Tempel dan Konsentrasi Atonik terhadap Pertumbuhan Bibit Okulasi Jeruk (Citrus Sp) Varietas Keprok Tejakula. Agro Bali: Agricultural Journal, Vol. 1 (1), Juni 2018

Kusumo, S. 1990. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. : CV. Yasaguna Jakarta.

Muryaningsih, S.T., Surater dan D.H. Goenaedi. 1995. Pemanfaatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Media Tanpa Tanah dan Pemupukan PadaTanaman Pot Spash, Phillum. Puslitbang Hortikultura. Jakarta.

Purbiati, T., Q.D Ernawanto dan S.R. Soemarsono. 1993. Pengaruh Ukuran Wadah dan Komposisi Medium pada Perbanyakan Salak Bali Secara Cangkok. Makalah Hasil Penelitian Buah-buahan 1992/1993. Sub Balai Penelitian Hortikultura. Malang.

Soedidjanto, 1983. Bercocok Tanam I. CV. Yasaguna. Jakarta.

Sumiati, E., 1989. Pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap hasil curd broccoli (Brassica oleraceae) kultivar Green Comet. Bul.Penel.Hort. Vol. XVIII. No.1, 1989.

Weaver, R. J. 1972. Plant Growth Subtances in Agriculture. W. H. Freeman and Company. San Franscisco. 594 p.

Wididana, G.N. 1993. Peranan Effective Microorganism 4 dalam Meningkatkan Kesuburan dan Produktivitas Tanah. Indonesian Kyusei Farming Societies.Jakarta. 17 Hal.

Zaenudin, dan Baon 2004. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia AgroMedia Pustaka. Jakarta

Refbacks

  • There are currently no refbacks.