DISLEKSIA DAN ANATOMI OTAK
DOI:
https://doi.org/10.37637/dw.v7i1.234Abstract
Disleksia merupakan masalah membaca yang dihadapi oleh anakanak di banyak negara. Disleksia adalah gangguan neurologis siswa sehingga tidak mampu membaca. Efek lanjutan dari disleksia ini adalah hasil belajar membaca siswa yang bersangkutan rendah. Secara neurosains, disleksia disebabkan oleh adanya gangguan fungsi pada occipito-temporal, temporal-parietal, dan inferior frontal cortex otak sebelah kiri. Occipito-temporal cortex mengendalikan ‘area bentuk kata secara visual.’ Temporal parietal dan inferior frontal cortex berperan dalam mengolah fonologi dan semantik dari kata-kata. Di samping itu, anak yang menyandang disleksia memiliki anomali pada anatomi otaknya, yakni planum temporale dengan asimetri tidak normal (yang sebelah kiri lebih kecil daripada yang sebelah kanan)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
"Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas" provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public to supports a greater global exchange of knowledge.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
