PENERAPAN KEMAMPUAN BERPIKIR MANTIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS

Authors

  • I Gusti Ngurah Puger
  • Dewa Nyoman Redana

DOI:

https://doi.org/10.37637/dw.v6i2.209

Abstract

Dalam pembelajaran sains di sekolah menengah, seperti SMP dan SMA, guru-guru yang mengajar bidang studi tersebut jarang sekali melatih siswa untuk berpikir secara deduktif dan induktif. Berpikir secara deduktif dengan menggunakan belahan otak kiri (BKI) dapat digunakan sebagai sarana abstraksi konsep. Sedangkan, berpikir secara induktif dengan menggunakan belahan otak kanan (BKA) dapat digunakan sebagai sarana konkretisasi konsep. Proses berpikir dengan menggunakan belahan otak kiri (BKI) dan belahan otak kanan (BKA) secara bergantian dalam pembelajaran sains, atau penggabungan proses berpikir secara deduktif dan berpikir secara induktif dalam rangka mencapai belajar bermakna sering dikenal dengan berpikir mantik.

Downloads

Published

2019-11-30

How to Cite

Puger, I. G. N., & Redana, D. N. (2019). PENERAPAN KEMAMPUAN BERPIKIR MANTIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS. Daiwi Widya, 6(2), 1–15. https://doi.org/10.37637/dw.v6i2.209

Issue

Section

Articles

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>