PENGARUH BERBAGAI DOSIS POC HASIL FERMENTASI BIOGAS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KOPI ARABIKA (Coffea arabica (L.) Lini S 795)

Makmur Makmur, Harli A. Karim

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pengembangan tanaman kopi adalah masalah pembibitan yang berkwalitas dan pemupukan di tingkat petani. Hal ini mendorong dilakukan penelitian pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi berbagai dosis pupuk organi cair terhadap Pertumbuhan bibit tanaman kopi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari enam perlakuan pemberian pupuk organik cair (POC), yaitu 50 ml pupuk organik cair per liter air, 100 ml pupuk organik cair per liter air,150 ml pupuk organik cair  per liter air, 200 ml pupuk organik cair per liter air, 250 ml pupuk organic cair per liter air dan 300 ml pupuk organik cair per liter air. Setiap perlakuan diulang 5 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter tinggi tanaman dan jumlah daun berpengaruh sangat nyata pada taraf uji Duncan 0,05 dan 0,01 dan memberikan rata-rata hasil tertinggi pada perlakun 200 ml per liter air dengan nilai 39,6 cm terhadap tinggi tanaman, dan perlakuan 50 ml perliter air dengan nilai 39,8 helai terhadap jumlah daun pada pertumbuhan bibit tanaman kopi. Parameter diameter batang pada perlakuan  50 ml per liter air memberikan hasi tertinggi dengan nilai 3,96 mm bibit tanaman kopi.

Keywords

pertumbuhan; dosis; pupuk organik cair

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik (BPS). 2018. Statistik Kopi Indonesia. Indonesia

Balai Pengembangan Benih Tanaman Perkebunan. 2010. Pedoman Teknis Pembenihan Komoditas Perkebunan. Dinas Perkebunan: Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Franklin P., Gardner R., Brent Pearce., & Roger L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman. Budidaya. Universitas Indonesia. Jakarta.

Hardjowigeno, S. 2007. Kesuburan Tanah. Jakarta: Mediyatama Sarana Perkasa.

Harli A. Karim, Fitriani, Iinnaninengseh,dan Hasti, 2019. Kajian Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai (Glicinie max L.) Pada Pemberian Pupuk Organik Bioslurry Kotoran Sapi.J. Agroplantae, Vol.8 No.2 (2019).

Hendriyatno, F., Okalia, D., dan Mashadi. 2019. Pengaruh Pemberian POC Urine Sapi terhadap Pertumbuhan Bibit Pinang Betara (Areca catechu L.). Agro Bali: Agricultural Journal, Vol. 2(2): 89-97.

Hupfauf, S., Bachmann, S., Fernández-Delgado Juárez, M., Insam, H., Eichler-Löbermann, B. 2016. Biogas digestates affect crop P uptake and soil microbial community composition. Science of the Total Environment. Vol. 542: 1144-1154.

Kemas A. H. (2002). Dasar-dasar Ilmu Tanah.PT. Raja GrafindoPersada. Jakarta.

Lakitan, B. 1995. Hortikultura I. Teori Budi Daya dan Pasca Panen. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lingga, P. 2002. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Marsono, Sigit, P. 2005. Pupuk Akar Jenis dan Aplikasinya. Jakarta: Penebar Swadaya.

Musnamar, E.I. 2003. Pupuk Organik Cair dan Padat, Pembuatan,Aplikasi. Penebar Swadaya, Jakarta.

Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Jakarta: Agromedia Putaka.

Novitamala, C.B., Suwerda, B., Werdiningsih, I. 2015. Efektifitas berbagai dosis bio-slurry sebagai bumbu kompos terhadap waktu pembentukan dan kualitas kompos di dusun Gadingharjo, Donotirto, Kretek, Bantul. Sanitasi, Jurnal Kesehatan Lingkungan 7(2): 51-58.

Nurleli S., Trisda K. dan Erida N. 2019. Pengaruh Jenis Pupuk Organik Cair Pada Berbagai Konsentrasi Terhadap Pertambahan Pertumbuhan Vegetatif Kopi Arabika (Coffea arabicaL.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Volume 4, Nomor 2. Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.http://jim.unsyiah.ac.id/JFP/article/view/11019

Nurahmi E., T. Mahmud & Sylvia Rossiana S. 2011. Efektivitas Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Merah. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, Jurnal Floratek.

Nasaruddin & Y. Musa. (2012). Nutrisi Tanaman. Masagena Press. Makassar.

Parmila, P., Purba, J. H., & Suprami, L. (2019). Pengaruh Dosis Petroganik dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Semangka (Citrulus vulgaris SCARD). Agro Bali: Agricultural Journal, 2(1), 37–45.

Purba, J.H., Wahyuni, P.S., Zulkarnaen, Sasmita, N., Yuniti IG.D., Pandawani, N.P. 2020. Growth and yield response of shallot (Allium ascalonicum L. var. Tuktuk) from different source materials applied with liquid biofertilizers. Nusantara Bioscience, Vol. 12 No. 2: 127-133.

Purba, J.H., Wahyuni, P.S., dan Febryan, I. 2019. Kajian Pemberian Pupuk Kandang Ayam Pedaging dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Petsai (Brassica chinensis L.). Agro Bali: Agricultural Journal, Vol. 2(2): 77-88.

Syukur, M. 2016. 8 Kiat Sukses Panen Cabai Sepanjam Musim. Agromedia. Jakarta.

Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.

Valentinuzzi, F., Cavani, L., Porfido, C., Terzano, R., Pii, Y., Cesco, S., Marzadori, C., Mimmo, T. 2020. The fertilising potential of manure-based biogas fermentation residues: pelleted vs. liquid digestate. Heliyon, Vol. 6(2), article number e03325.

Yusdian Y., Asep Y.K., Joko S. dan Setiawan B. 2018. Kombinasi Dosis Pupuk Phosfat Dan Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica (L.) Lini S 795). Jurnal AgroTatanen. Vol.1 No.1. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Bale Bandung. Bandung.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.