KAJIAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM PEDAGING DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PETSAI (Brassica chinensis L.)
Keywords:
pupuk kandang, ayam pedaging, frekuensi, pupuk hayati, petsaiAbstract
Penelitian yang bertujuan mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang ayam pedaging dan pupuk hayati BiotamaxTM serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil petsai dilaksanakan di Desa Selat, Kabupaten Buleleng, Bali pada bulan November - Desember 2018. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial, terdiri atas dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam pedaging (A), terdiri atas 3 tingkat, yaitu kontrol (A0), dosis 15 ton.ha-1 (A1), dan 30 ton.ha-1 (A2). Faktor ke dua adalah frekuensi pemberian pupuk hayati dengan empat tingkat, yaitu kontrol (B0), pemberian sekaligus yaitu 7 hari sebelum tanam dengan dosis 0,09 g.petak-1 (B1); frekuensi pemberian 2 kali yaitu 7 hari sebelum tanam dan 14 hari sesudah tanam (hst) dengan dosis setiap pemberian 0,045 g.petak-1 (B2); frekuensi pemberian 3 kali yaitu 7 hari sebelum tanam, 14 hst dan 28 hst dengan dosis setiap pemberian 0,03 g.petak-1 (B3). Hasil penelitian, frekuensi pemberian pupuk hayati BiotaMaxTM sekaligus, memberikan berat kering oven tajuk per tanaman terberat, yaitu 9,39 g. Perlakuan dosis pupuk kandang ayam pedaging dosis 30 ton.ha-1 (A2), menghasilkan berat kering oven tajuk per tanaman terbaik yaitu 9,26 g. Hubungan antara dosis pupuk kandang ayam pedaging dengan berat kering oven tajuk per tanaman menunjukan hubungan linier, yaitu y = 0,0608x + 7,2483 (R2=32,53). Berat ekonomis per hektar terbaik didapatkan pada pemberian dosis pupuk kandang ayam pedaging 30 ton.ha-1 (A2), yaitu seberat 30,10 ton.ha-1. Hubungan antara dosis pupuk kandang ayam pedaging dan berat ekonomis per hektar menunjukan hubungan linier, yaitu y = 0,3247x + 21,699 R2=59,88%. Frekuensi pemberian pupuk hayati BiotaMaxTM sekaligus yaitu 7 hari sebelum tanam dengan dosis 0,09 g.petak-1 (B1) memberikan berat ekonomis per hektar terberat, yaitu 28,21 ton.ha-1. Kombinasi dosis pupuk kandang ayam pedaging dan frekuensi pemberian pupuk hayati BiotaMaxTM berpengaruh tidak nyata (p≥0,05) terhadap pertumbuhan dan hasil petsai.
References
Hadisuwito, S. 2007. Membuat Pupuk Kompos Cair. Agromedia. Jakarta. Hal : 10.
Hanafiah, K. A. 1989. Pengaruh Pupuk Kandang dan Kapur terhadap Agihan dan Bentuk Ketersediaan P pada Tanah Latosol. Tesis S2 Bidang Kimia dan Kesuburan Tanah. PS Ilmu Tanah, PPS-UGM, Yogyakarta.
Irvan, Arif. 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk SP-36, Kcl, Keiserit, dan Kotoran Sapi terhadap Jumlah Mikroorganisme Pada Andisol Tongkoh Kabupaten Karo. Departemen Ilmu Tanah. USU. Medan.
Laboratorium Tanah Universitas Udayana, 2018. Hasil Analisis Tanah Lokasi Penelitian.
Mayadewi, Ari. 2007. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jenis Tanam terhadap Pertumbuhan Gulma Hasil Jagung Manis. Agritrop. 26(4) : 153-159 ISN :0215 8620.
Parmila, P., Purba, J. H., & Suprami, L. (2019). Pengaruh Dosis Petroganik dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Semangka (Citrulus vulgaris SCARD). Agro Bali: Agricultural Journal, 2(1), 37–45.
Purba, J.H.; Parmila, I P.; Sari, K. K. (2018). Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L. Merrill) Varietas Edamame. Agro Bali: Agricultural Journal, 1(2), 69–81.
Purba, J. H., Sasmita, N., Komara, L. L., & Nesimnasi, N. (2019). Comparison of seed dormancy breaking of Eusideroxylon zwageri from Bali and Kalimantan soaked with sodium nitrophenolate growth regulator. Nusantara Bioscience, 11(2), 146–152. https://doi.org/10.13057/nusbiosci/n110206
Rukmana, R. 2007. Bertanam Petsai dan Sawi. Kanisius. Yogyakarta. Hal: 11-35.
Srilaba, N, Purba, J.H., dan Arsana, I K.N., 2018. Pengaruh Lama Perendaman dan Konsentrasi Atonik terhadap Perkecambahan Benih Jati (Tectona Grandis L.). Agro Bali: Agricultural Journal, 1(2), 108-119
Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit : Kanisius, anggota IKAPI Yogyakarta.
Sutejo, M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Renika Cipta. Jakarta.
Usman. 2012. Teknik Penepatan Nitrogen Total pada Contoh Tanah Secara Destilasi Tritimetri dan Kolorimetri Menggunakan Autoanalyzer. Buletin Teknik Pertanian. Vol 17, No 1, 2012;41:44.
Utama, S. 2011. Multifungsi Pupuk Organik, Hayati dan ZPT. http://www.agrina-online.com/detail-berita/2011/02/28/23/2867/multifungsi-pupuk-organik-hayati-dan-zpt. Diakses pada 16 Mei 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyrights and Licenses
Please find the rights and licenses in Agro Bali: Agricultural Journal.
Agro Bali : Agricultural Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public to supports a greater global exchange of knowledge.
By submitting the paper/manuscript, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
A. Right
- Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors.
- The author(s) grant Agro Bali : Agricultural Journal the rights to the first publication of the works.
- The author(s) still hold the copyright of his/her/their work and retain publishing rights without restrictions such as (but not limited to) patent right, lecture, book and reproduce the article for own purposes.
B. License
- If and when the manuscript is accepted for publication in Agro Bali : Agricultural Journal, the author(s) grant the right of first publication to this journal with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Agro Bali : Agricultural Journal's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the CC BY SA 4.0 International License, Agro Bali : Agricultural Journal permits users to copy, distribute, display, and perform the works.
- Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

