Keragaman Genetik dan Heritabilitas pada Keturunan Hasil Persilangan Blewah (Cucumis melo var. Cantalupensis) dan Melon (Cucumis melo L.)

Rosyita Sholihatin, Sumeru Ashari, Kuswanto Kuswanto

Abstract

Blewah merupakan tanaman yang masuk ke dalam genus cucumis melo yang memiliki keunggulan tekstur daging buah yang lunak dan tebal, namun memiliki tingkat kemanisan rendah sehingga nilai ekonominya rendah. Penelitian bertujuan untuk memperbaiki kualitas tanaman blewah melalui persilangan dengan tanaman melon yang memiliki rasa yang manis.  Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan, masing-masing perlakuan diulang enam kali sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap parameter tinggi Tanaman, Diameter Batang, Umur Tanaman, Bobot Buah, Diameter Buah, Panjang Buah, Ketebalan buah, dan Tingkat Kemanisan. Data hasil pengamatan dianalisa dengan analisis keragaman, uji lanjut Duncan Multiple Range Test, koefisien keragaman genetic (KKG), dan analisis heritabilitas. Perhitungan kergaman genetik dan heritabilitas hasil persilangan dilakukan untuk melihat besarnya keragaman yang disebabkan oleh faktor genetik dan besarnya kontrusi tetua kepada keturunannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai koefisien keragaman genetik (KKG) dan heritabilitas beragam yang berkisar 2,14% -44,57%. KKG yang tergolong tinggi adalah pada parameter bobot buah (44,57%) dan panjang buah (36,21%). Hal ini menunjukan bahwa keragaman bobot buah dan pnjang buah dipengaruhi oleh factor genetic. Nilai heritabilitas yang tergolong tinggi ialah pada parameter panjang buah (0,74), diameter buah (0,52), bobot buah (0,50), dan tingkat kemanisan buah (0,50). Hal ini berarti bahwa pewarisan sifat dari tetua pada keturunan tertinggi pada parameter panjang buah, diameter buah, bobot buah dan tingkat kemanisan buah. Nilai rata-rata keturunan pertama hasil persilangan blewah dan melon berada diantara kedua tetua. Karakteristik keturunan pertama hasil persilangan merupakan penggabungan dari karakteristik kedua tetuanya. 

Keywords

blewah; melon; keragaman genetik; heritabilitas

Full Text:

PDF

References

Cumming, G., Fidler, F., & Vaux, D. L. (2007). Error bars in experimental biology. Journal of Cell Biology, 177(1), 7–11. doi: 10.1083/jcb.200611141

Devesh, P., Moitra, P. K., Shukla, R. S., Shukla, S. S., Pandey, S., & Arya, G. (2018). Analysis of variability, heritability and genetic advance of yield, its components and quality traits in wheat. International Journal of Agriculture Environment and Biotechnology, 17(4), 855–859.

https://www.researchgate.net/publication/331935808.

Dutta, P., Hazra, P., Hazra, S., Maji, A., & Chattopadhyay, A. (2023). Genetic expression of reproductive and fruit quality traits in snap melon (Cucumis melo var. momordica L.). Euphytica, 219(1), 15. doi: 10.1007/s10681-022-03146-1

Halide, E. S., & Paserang, A. P. (2020). Keragaman genetik, heritabilitas, dan korelasi antar kentang (Solanum tuberosum L.) yang dibudidayakan di napu. Biocelebes, 14(1), 94–104. doi: 10.22487/bioceb.v14i1.15090

Hapsari, R. T. (2016). Pendugaan keragaman genetik dan korelasi antara komponen hasil kacang hijau berumur genjah. Buletin Plasma Nutfah, 20(2), 51. doi: 10.21082/blpn.v20n2.2014.p51-58

Jockovic, M., Jocic, S., Marinkovic, R., Prodanovic, S., Canak, P., Ciric, M., & Mitrovic, P. (2013). Heritability of plant height and head diameter in sunflower (Helianthus annuus L.). Ratarstvo i Povrtarstvo, 50(2), 62–66. doi: 10.5937/ratpov50-3923

Khomphet, T., Intana, W., Promwee, A., & Islam, S. S. (2022). Genetic variability, correlation, and path analysis of thai commercial melon varieties. International Journal of Agronomy, 2022(7), 1-6. doi: 10.1155/2022/7877239

Kristamtini, Sutarno, Wiranti, E. W., & Widyayanti, S. (2016). Kemajuan genetik dan heritabilitas karakter agronomi padi beras hitam pada populasi f2. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 35(2), 119. doi: 10.21082/jpptp.v35n2.2016.p119-124

Nahraen, W., & Rahayu, A. (2020). Pengembangan aksesi pamelo berdasarkan preferensi konsumen di kabupaten magetan provinsi jawa timur. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana. Cianjur, 10 Oktober 2020. hlm39–48.

Rachman, F., Trikoesoemaningtyas, Wirnas, D., & Reflinur. (2022). Estimation of genetic parameters and heterosis through line × tester crosses of national sorghum varieties and local indonesian cultivars. Biodiversitas, 23(3), 1588–1597. doi: 10.13057/biodiv/d230349

Ranjan S, Gautam A. (2018). Heritability Estimate. In: Encyclopedia of Animal Cognition and Behavior. United States. Springer International Publishing. 1-4. doi: 10.1007/978-3-319-47829-6_6-1

Reddy, V. R., & Jabeen, F. (2016). Narrow sense heritability, correlation, and path analysis in maize (Zea mays L.). SABRAO Journal of Breeding and Genetics, 48(2), 120–126. https://sabraojournal.org/wp-content/uploads/2018/01/SABRAO-J-Breed-Genet-48-2-120-126-Reddy-1.pdf.

Shinta, F. S., & Nur, W. S. (2022). Pengaruh dosis pupuk kno3 terhadap kadar gula pada tiga varietas melon (Cucumis melo L.) di lahan balai pelatihan pertanian lampung. Jurnal AgroSainTa: Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa, 6(1), 1–8. doi: 10.51589/ags.v6i1.92

Sholihatin, R., Yakop, U. M., & Haryanto, H. (2020). Evaluasi ketahanan beberapa genotipe hasil persilangan blewah (Cucumis melo var cantalupensis) dengan melon (Cucumis melo L.) terhadap hama kumbang daun (Aulacophora sp.). Crop Agro, 13(2), 146–163. doi: 10.29303/caj.v13i2.587

Sihaloho, A. N., & Purba, J. (2021). Evaluasi karakter vegetatif f3 tanaman kedelai (Glycine max L.) hasil seleksi pedigree pada tanah masam dataran tinggi. Agro Bali : Agricultural Journal, 4(1), 74. doi: 10.37637/ab.v4i1.686

Sihaloho, M. A. N., Purba, T., & Simarmata, M. (2021). Evaluasi metode seleksi populasi f3 tanaman kedelai berdasarkan heritabilitas dan kemajuan seleksi. Agro Bali : Agricultural Journal, 4(3), 370–378. doi: 10.37637/ab.v4i3.744

Singh RK, Chaudhary BD. (1979). Biometrical Methods in Quantitative Genetic Analysis. New Dehli: Kalyani Publisher.

Sudika, I. W., Soemeinaboedhy, I. N., & Sutresna, I. W. (2023). Genetic diversity and gain quantitative characters of maize from index-based selection at two dry lands in lombok, indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 24(1), 11-19. doi: 10.13057/biodiv/d240102

Sunarjo, H., & Ramayulis, R. (2012). Timun Suri dan Blewah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Surtinah, S. (2018). Evaluasi Deskriptif Umur Panen Melon (Cucumis melo, L) Di Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pertanian, 14(1), 65–71. doi: 10.31849/jip.v14i1.968

Syukur, M., Sriani, S., Rahmi, Y., & Darmawan Asta Kusumah. (2011). Pendugaan ragam genetik dan heritabilitas karakter komponen hasil beberapa genotipe cabai. Jurnal Agrivigor, 10(2), 148–156. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58433.

Trustinah, & Iswanto, R. (2013). Keragaman bahan genetik galur kacang hijau. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi. Malang 22 Mei. 2023. hlm465–472.

Usman, M. G., Rafii, M. Y., Martini, M. Y., Oladosu, Y., & Kashiani, P. (2017). Genotypic character relationship and phenotypic path coefficient analysis in chili pepper genotypes grown under tropical condition. Journal of the Science of Food and Agriculture, 97(4), 1164–1171. doi: 10.1002/jsfa.7843

Widyapangesthi, D. A., Moeljani, I. R., & Soedjarwo, D. P. (2022). Keragaman genetik dan heritabilitas m1 mentimun (Cucumis sativus L.) lokal madura hasil iridiasi sinar gamma 60 co. Jurnal Agrium, 19, 191–196. https://ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium.

Yuniastin, B. W., Ujianto, L., & Mulyati. (2018). Kajian Tingkat Keberhasilan Persilangan antara Melon (Cucumis melo L) dengan Blewah (Cucumis melo var cantalupensis). Crop Agro, 11(1), 33–39. https://cropagro.unram.ac.id/index.php/caj/article/view/186/156.

Zawani, K., Suheri, H., Kusmarwiyah, R., & Parwata, I. G. M. A. (2015). Perbaikan mutu kompos bio-slurry dengan pupuk hijau dan suplemen silikat dan pengaruhnya terhadap hasil buah tanaman blewah (Cucumis melo var. Cantaloupensis). Agroteksos, 3, 151–157. https://agroteksos.unram.ac.id/index.php/Agroteksos/article/view/58.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.