ANALISIS INTEGRASI METODE SELF-DIRECTED LEARNING DALAM MODEL SISTEM PERILAKU UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN BELAJAR DI ERA KURIKULUM MERDEKA
Abstract
Transformasi pendidikan di era Kurikulum Merdeka menuntut pergeseran paradigma dari pembelajaran yang berpusat pada guru menuju kemandirian peserta didik sebagai subjek aktif. Namun, rendahnya inisiatif dan ketergantungan peserta didik pada instruksi guru masih menjadi kendala utama dalam praktik di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi metode Self-Directed Learning (SDL) dalam model sistem perilaku sebagai strategi untuk mendukung kemandirian belajar yang terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kajian literatur, ditemukan bahwa sinergi ini selaras dengan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan peran guru sebagai pamong yang menuntun, bukan memaksa. Integrasi SDL dalam model sistem perilaku mengubah peran guru menjadi fasilitator yang merancang pengalaman belajar dan memberikan penguatan positif untuk membentuk kebiasaan belajar mandiri. Keberhasilan model ini didukung oleh penggunaan asesmen formatif reflektif, seperti jurnal belajar dan self-assessment, yang mampu meningkatkan motivasi intrinsik serta kesadaran metakognitif peserta didik. Meskipun demikian, tantangan seperti kesiapan pedagogis guru, keterbatasan waktu, dan literasi digital menjadi faktor krusial yang perlu diatasi melalui pelatihan berkelanjutan. Simpulan kajian ini menegaskan bahwa model sistem perilaku berbasis SDL merupakan instrumen efektif untuk mewujudkan profil pelajar yang mandiri dan bertanggung jawab sesuai semangat Kurikulum Merdeka.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.





