PENYALURAN FORMALIN DARI RUMAH SAKIT KEPADA DESA ADAT UNTUK PENGAWETAN JENAZAH DARI PERSPEKTIF HUKUM

Authors

  • I Komang Kawi Arta

DOI:

https://doi.org/10.37637/kw.v13i2.2629

Abstract

Pengawetan jenazah menjadi kebutuhan di desa adat karena penguburanharus dilakukan pada waktu tertentu dan jenazah tidak dapat keluar dari area desatersebut. Jeda waktu ini membuat pengawetan jenazah menggunakan formalinatau formaldehyde menjadi kebutuhan. Wacana untuk membebaskan pemberianformalin dari rumah sakit ke masyarakat desa adat mulai dianggap sebagai jalankeluar yang masuk akal. Tulisan ini bertujuan untuk menggali dasar hukumpenyaluran formalin dan legalitas rumah sakit dari sudut pandang hukumkesehatan sebagai penyalur dengan menggunakan metode penelitian hukumnormatif berdasarkan aturan yang secara khusus mengatur mengenai penyaluranbahan kimia beracun mulai dari produksi hingga ke pengguna akhir dan implikasiyuridisnya. Hasil penelitian didapatkan adanya larangan penyaluran formalin darirumah sakit ke desa adat yang implikasi negatifnya adalah sanksi bagi rumah sakitdan dapat melanggar hak asasi orang lain. Sedangkan implikasi positifnya adalahdesa adat dapat melaksanakan adatnya dengan lebih mudah sesuai dengan hakasasinya.

Author Biography

I Komang Kawi Arta

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Kawi Arta, I. K. (2026). PENYALURAN FORMALIN DARI RUMAH SAKIT KEPADA DESA ADAT UNTUK PENGAWETAN JENAZAH DARI PERSPEKTIF HUKUM. Kertha Widya, 13(2), 15–25. https://doi.org/10.37637/kw.v13i2.2629

Issue

Section

Articles

Citation Check

Most read articles by the same author(s)