INTEGRASI MODEL PENGOLAHAN INFORMASI DAN METODE INQUIRY DALAM MENDUKUNG DEEP LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA
Abstract
Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran bermakna (deep learning) yang berorientasi pada pengembangan nalar kritis, kemandirian belajar, dan karakter peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan keselarasan antara filosofi pendidikan, model pembelajaran, dan metode yang digunakan guru di kelas. Artikel ini bertujuan mengkaji integrasi Model Pengolahan Informasi dan Metode Inquiry sebagai pendekatan yang relevan dalam mendukung deep learning pada Kurikulum Merdeka. Kajian dilakukan melalui studi pustaka terhadap jurnal-jurnal ilmiah sepuluh tahun terakhir. Pembahasan difokuskan pada kesesuaian model dengan filosofi Pendidikan yang Memerdekakan Ki Hadjar Dewantara, pergeseran peran guru, tantangan implementasi di sekolah, serta bentuk asesmen formatif yang tepat. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut mampu menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, menumbuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Artikel ini diharapkan menjadi rujukan konseptual bagi guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan reflektif.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.





