RELASI PERTEMANAN TOKSIK SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN PRIBADI DAN SOSIAL INDIVIDU

Ni Made Surya Narayani D.D

Abstract

Relasi pertemanan memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan pribadi dan sosial individu. Namun, tidak semua hubungan pertemanan bersifat sehat. Salah satu bentuk relasi yang berdampak negatif adalah toxic friendship, yaitu pertemanan yang ditandai dengan perilaku manipulatif, dominasi, kurangnya empati, serta hubungan yang tidak seimbang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh toxic friendship terhadap perkembangan pribadi dan sosial individu serta implikasinya dalam bimbingan dan konseling pribadi–sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa toxic friendship berdampak negatif terhadap perkembangan pribadi, seperti menurunnya harga diri, terganggunya regulasi emosi, dan terbentuknya konsep diri yang negatif. Selain itu, dari aspek sosial, relasi pertemanan toksik dapat menghambat kemampuan individu dalam menjalin hubungan interpersonal yang sehat dan adaptif. Oleh karena itu, peran bimbingan dan konseling pribadi–sosial diperlukan untuk membantu individu mengenali relasi pertemanan yang tidak sehat serta mengembangkan keterampilan pribadi dan sosial secara optimal.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.