PEOPLE PLEASER DAN DAMPAK PSIKOLOGIS DALAM KONTEKS KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Abstract
Fenomena people pleaser merupakan perilaku individu yang cenderung mengutamakan kepuasan dan kebutuhan orang lain secara berlebihan dengan mengabaikan kebutuhan diri sendiri. Perilaku ini semakin banyak ditemukan pada kalangan mahasiswa dan remaja, terutama dalam konteks komunikasi interpersonal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep people pleaser, faktor penyebab, serta dampak psikologis yang ditimbulkan berdasarkan kajian literatur dari berbagai penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif terkait people pleaser dalam ranah psikologi, komunikasi interpersonal, bimbingan konseling, serta kajian media. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku people pleaser berkaitan erat dengan rendahnya batasan diri (self-boundaries), kebutuhan akan penerimaan sosial, serta pengalaman relasi interpersonal yang tidak seimbang. Dampak psikologis yang muncul antara lain stres, kelelahan emosional, kecemasan, hingga penurunan kesejahteraan mental. Oleh karena itu, pemahaman mengenai people pleaser menjadi penting sebagai dasar pengembangan intervensi psikologis dan edukasi komunikasi yang sehat.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.





